Skandal Casting Iklan Sabun Mandi 9 Artisl 〈TRUSTED〉

Skandal casting iklan sabun mandi yang melibatkan 9 orang calon bintang iklan merupakan kasus hukum yang sempat menghebohkan Indonesia pada awal era 2000-an. Kasus ini berpusat pada tanpa izin dari proses audisi yang dilakukan oleh sebuah rumah produksi fiktif. Berikut adalah rincian utama mengenai peristiwa tersebut: Kronologi Peristiwa

: Bertindak sebagai juru kamera ( cameraman ) yang merekam tubuh para korban selama proses audisi.

: Larangan keras membawa perangkat perekam ke dalam ruang ganti baju atau toilet selama proses produksi dan audisi berlangsung. skandal casting iklan sabun mandi 9 artisl

Berdasarkan persidangan resmi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang bergulir hingga akhir tahun 2003, terungkap empat nama utama yang membagi peran dalam menjebak para korban:

Pada awalnya, iklan sabun mandi yang dimaksudkan untuk dipromosikan oleh 9 artis ternama ini adalah sebuah proyek yang sah dan biasa saja. Namun, belakangan diketahui bahwa proses casting untuk iklan tersebut telah melibatkan beberapa artis yang tidak memiliki niat baik. Beberapa sumber yang dekat dengan produksi iklan tersebut mengungkapkan bahwa beberapa artis telah meminta uang kepada produser sebagai syarat untuk dapat terlibat dalam proyek tersebut. Skandal casting iklan sabun mandi yang melibatkan 9

Kasus ini bermula pada rentang waktu September hingga Oktober tahun 2000. Sebuah agensi freelance gadungan mengadakan audisi atau casting untuk produk yang diklaim sebagai merek "iklan sabun mandi baru". Mengingat menjadi bintang iklan sabun mandi pada masa itu adalah batu loncatan terbesar untuk meraih popularitas (seperti jejak sukses bintang besar era itu), banyak model muda yang tertarik.

: Audisi profesional untuk produk pembersih tubuh tidak pernah mengharuskan ketelanjangan di depan kamera publik pada tahap awal seleksi. : Larangan keras membawa perangkat perekam ke dalam

" Saya merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri ketika diminta untuk melakukan aksi yang tidak pantas," ungkap salah satu artis yang terlibat dalam skandal ini.

The incident took place between , at a studio on Jl. Percetakan Negara IX, Central Jakarta. Several rising stars were invited for a "casting" for a soap advertisement, during which they were directed to pose in various states of undress—some half-naked or wearing only undergarments—under the guise of testing their suitability for a bathroom-themed commercial.